Proses pembuatan baju
Proses pembuatan baju

Dalam membuat apapun, termasuk pakaian diperlukan persiapan yang matang. Baik dari bahan, peralatan serta sumber daya manusianya. Ini berarti bahwa dibutuhkan tenaga manusia untuk menjalankan mesin-mesin yang ada untuk membuat pakaian. Dalam membuat pakaianpun banyak yang harus dipersiapkan. Mulai dari jenis pakaian, desain pakaian serta bahan pakaian. Pembuatan pakaian ini bisa terbilang ribet. Karena membutuhkan peralatan yang banyak juga proses yang panjang. Pembuatan pakaian melalui banyak proses, misalnya menjahit ada beberapa langkah dan disetiap langkah ini dikerjakan oleh satu orang. Intinya satu pekerja satu proses.

Cara ini yang sering diterapkan oleh para jasa konveksi dimanapun. Diharapkan dengan cara ini proses pembuatan baju bisa lebih cepat dan hasil produksipun lebih banyak. Begitu juga idkonveksi.com. Rata-rata produksi mereka mencapai angka yang tinggi serta deadline yang sangat mepet. Sehingga dengan cara ini mereka akan mendapatkan output yang tinggi. Dengan output tinggi tentu ada keresahan pada kita untuk kualitas setiap pakaian. Tetapi langkah produksi yang baik akan memperkecil resiko seperti ini.

Berikut beberapa proses pembuatan pakaian di idkonveksi.com :

  1. Pembuatan design/sketch : Langkah pertama dalam proses pembuatan pakaian adalah membuat design atau sketch. Seseorang yang melakukan pekerjaan ini adalah designer. Tugas dari seorang designer adalah membuat rancangan baju dalam bentuk seketsa. Setelah itu semua design akan dianalisa oleh panel designer. Dia akan memilih beberapa design terbaik kemudian design tersebut akan diproses untuk dibuatkan pola pakaian.
  2. Membuat sample : Pola desain yang telah jadi kemudian dikirimkan ke unit penjahit untuk diproses lebih lanjut. Pola ini kemudian akan dijahit pada belacu atau kain muslin. Kemudian sample ini akan dianalisa kesesuaian antara pola dengan design. Setelah penjahitan sample selesai kemudian akan ditinjau oleh panel designer, pembuat pola serta penjahit. Tujuannya untuk memastikan apakah ada perubahan atau tidak. Atau apakah sample sudah siap untuk diproses lebih lanjut.
  3. Produksi pola design : Setelah contoh pola sudah siap. Maka seterusnya pola diambil dan dibuatkan pola produksi. Pola produksi ialah pola yang digunakan untuk produksi pakaian lebih banyak lagi. Pattern maker bertugas membuat pola pada kertas. Pembuatan pola standar yang nantinya akan terdiri dari beberapa kelas. Komponen terpenting, pola kertas tisu yang terbuat dari kertas teringan dan tertipis yang mudah didapatkan di tempat umum.
  4. Pola baju : Langkah ini dapat dibuat dengan dua cara yaitu manual dan CAD/CAM. Pada jaman sekarang ini banyak konveksi pakaian murah yang mengembangkan metode CAD/CAM dari pada manual. Selain itu konsumen lebih memilih konveksi pakaian di bandung yang menggunakan metode CAD/CAM. Salah satu kelebihan jika menggunakan metode ini adalah dapat disimpan dengan mudah serta dapat dimodifikasi jika di inginkan.
  5. Grading : Tujuan dari proses ini adalah menciptakan pola dalam ukuran yang berbeda. Diantaranya besar, sedang, kecil atau ukuran standar. Pada umumnya konveksi pakaian murah akan memberikan ukuran S,M,L,XL, dst.
  6. Cutting ; Kain yang telah dipesan nantinya akan melalui proses pemotongan. Proses ini akan dibantu dengan mesin pemotong yang sesuai dengan jenis kain. Atau pada konveksi pakaian bandung yang sudah canggih menggunakan sinar laser untuk memotong kain sesuai pola.
  7. Sewing/ assembling : Langkah selanjutnya adalah penjahitan. Pada pabrik pakaian murah yang sudah besar pasti memiliki unit penjahitnya sendiri. Dengan demikian proses ini dapat dikontrol dengan mudah dan dapat mengurangi resiko kecacatan produk. Dalam proses ini akan banyak sekali operator yang menjalankan mesin jahit. Dan setiap operator memiliki proses masing-masing. Misalnya si A focus dengan lengan sedangkan si B focus dengan kerah.
  8. Inspeksi : Setelah proses penjahitan, tahap selanjutnya adalah tahapan inspeksi. Pada proses ini pakaian yang sudah jadi akan diseleksi oleh quality unit control. Semua kesalahan serta kecacatan pada pakaian akan diseleksi. Misalnya jahitan yang terbuka, benang yang salah, benang kusut serta kecacatan yang lain.
  9. Pressing/finishing : Pada tahapan ini akan ada beberapa operator yang menyeterika pakaian agar terlihat rapi.
  10. Inspeksi terakhir : Pada proses ini akan dilakukan tahapan seleksi yang terakhir. Pada tahapan ini pakaian akan benar-benar diseleksi supaya tidak ada satu pun kecacatan yang lolos ketangan pelanggan. Mereka tidak akan membiarkan sedikitpun kesalahan yang bisa membuat produk konveksi pakaian di bandung terlihat gagal.
  11. Packing : Adalah tahapan terakhir dimana semua pakaian akan di packing sesuai dengan ukuran, design dan warna pakian.

Diatas adalah tahapan pembuatan pakaian di konveksi kami . Sebenarnya masih banyak langkah lagi jika dijabarkan lebih luas lagi. Intinya konveksi pakaian yang memproduksi pakaiannya dengan langkah serta tahapan yang benar akan mendapatkan hasil yang maksimal juga.

Untuk sahabat yang sedang mencari konveksi pakaian berkualitas yang memproduksi pakaiannya dengan langkah yang benar. Kami menyarankan untuk memilih idkonveksi. KOnveksi baju yang sudah berpengalaman bertahun-tahun melayani setiap konsumennya. Konveksi ini melayani dalam berbagai jenis pakaian seperti kaos, seragam, kaos polo, jaket, dan sebagainya.

Seperti Ini 11 Langkah pembuatan Baju di idkonveksi.com

Comments

comments

X